Terimakasih Ibu – Ibu Dialita

Malam musikal Ibu – ibu Dialita memberi beberapa hal yang ingin ku bagi kepada kawan-kawan pada Rabu 13 Desember 2017 lalu di Graha Bhakti Budaya

Sejarah adalah fakta atas kondisi suatu zaman Sehebat apapun rezim dengan keangkuhannya memporak-porandakan peristiwa agar tidak terlihat, agar tidak diketahui rakyat, namun sejarah tetap fakta yang akan terungkap. Penyelewengan terhadap sejarah bangsa, adalah penghianatan terhadap manusia dan generasi penerus. Tak ada satupun manusia yang dapat menghianati sejarah atas dirinya sendiri, apalagi sejarah sebesar bangsa kita.

Sesulit apapun kondisi yang terjadi pada zamannya, tetap ada asa, tetap ada harapan untuk bangkit. Ini dengan jelas dilakukan ibu-ibu di tahanan, dalam kondisi tertekan di tahanan, makanan yang jauh dari layak (nasi dari campuran menir dan pasir), tak boleh ada alat tulis, anak-anak yang depresi, mereka tetap berupaya melakukan upaya penguatan diri, bersosialisasi dengan tahanan yang lain, saling menguatkan dan memajukan, juga melakukan upaya pemulihan terhadap dirinya dan anak-anak.

Seni itu tiada batas, bahkan di balik terali besi sekalipun. Belasan tahun tubuh terpenjara tanpa keadilan, namun seni tetap tercurah dengan sempurna.

Terimakasih kepada ibu-ibu Dialita,
Atas pengetahuan yang sudah dibagi kepada kami.
Semoga sehat selalu.

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Perjuangan Buruh Mendapatkan Keadilan

Tanggal 9 juni 2021, saya dan seorang kawan mewakili FSBPI (Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia), ikut aksi demonstrasi solidaritas dan audiensi ke Kemnaker bersama FBTPI

“ … [S]aya tetapkan tanggal 20 Februari sebagai Hari Pekerja Nasional.” (4)

oleh Syarif Arifin Baca juga http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-1/ http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-2/ http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-3/ 1991: Demokrasi tapi mendukung pembangunan nasional Munas III SPSI Imam Sudarwo terpilih lagi sebagai ketua. Terjadi pula rekonsiliasi

 B A M B U P E R E M P U A N

Dalan pergolakan Ibu Pertiwi  Membanjiri asa yang haus kemerdekaan  Menerpa sanubari untuk kesejahteraan Dalam serbuan bambu yang akan menyatu Gerakan bambu ada persatuan Teruskan bunyi

Merebut Keadilan di Hari HAM

Rintik hujan menemani perjalanan kami ketika sore tiba. Tepat di seberang istana, warna – warni balon menghiasi taman aspirasi. Puluhan orang dari beragam kelompok sedang