B A M B U P E R E M P U A N

Dalan pergolakan Ibu Pertiwi 

Membanjiri asa yang haus kemerdekaan 

Menerpa sanubari untuk kesejahteraan

Dalam serbuan bambu yang akan menyatu

Gerakan bambu ada persatuan

Teruskan bunyi bambu itu

 

Kini kau lihat 

Merdeka atau mati sudah terpatri bagi kami 

Memerah sudah tanah kelahirkan kami 

Gemelut ideologi tidak menyurutkan langkah kami 

Untukmu Ibu Pertiwi 

Kami adalah bambu itu

Mewakilkan suara perempuan yang ingin merdeka 

Yang tertahan tetapi tidak terbendung 

 

Kami suara bambu itu

Yang akan selalu berkumandang 

Di setiap kelahiran baru di rahim Ibu Pertiwi 

Dalam garis rahim perjuangan tidak akan padam 

Perjuangan sampai hayat di kandung badan 

Hidup perempuan sosialis 

Perjuangan perempuan yang tidak mau tertindas 

Kami bukan kaum yang lemah lagi

 

(Oleh Adon, , Penyiar Marsinah FM)

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Memaknai kemenangan Kasus Pekerja PT. Pahala Exspress

Banyak pelanggaran hukum yang dilakukan PT. Pahala Express kepada para pekerja. Di antaranya pembayaran upah dibawah UMK, tidak jelasnya hubungan kerja dan PHK sepihak serta acap kali manajemen perusahaan melanggar aturan Standar Operasional Prosedur yang mereka buat sendiri.

Koalisi Masyarakat Sipil Desak ADIDAS Bayar Upah Buruh dan Hormati Hak Buruh

GSBI menambahkan PHK sepihak yang digencarkan PT Panarub telah menjadi malapetaka bagi buruh yang tetap bekerja di pabrik. Mereka yang tetap bekerja kelimpahan beban tambahan untuk mengisi tugas rekan-rekannya yang terkena PHK. Bahkan buruh di PT Panarub bekerja selama 11-12 jam per hari.  “Panarub sampai hari ini masih lembur, ada videonya. PHK jalan terus, tapi lembur juga jalan terus.”

Kami pun Berhak Merdeka

“Abang ” begitulah orang-orang disekitarku memanggilku, padahal nama ku sangat feminine, yaitu Nur Aisyah. Karena penampilanku selalu berambut pendek seperti layaknya laki-laki, sering berkumpul dengan