Pulang Kerja

[Best_Wordpress_Gallery id=”6″ gal_title=”Pulang Kerja”]

Keringat membasahi wajah puluhan ribu buruh perempuan di KBN Cakung, mana kala matahari mulai tenggelam di jalanan (bulog), istilah yang kami sematkan untuk jalan di belakang KBN Cakung. Mereka berdesakan berjalan menuju pulang dengan hp di tangan. Tampak di sekitarnya penuh kendaraan bermotor,warung- warung kecil di pinggir jalan. Semua berbaur menjadi satu. Jalanan padat merayap, buruh perempuan berdesakan dengan deru sepeda motor dan angkutan umum. Setiap hari.

Foto   : Atin, Lanang, Putera

Narasi: Dhee

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Men – Perempuan (sebuah puisi)

Oleh Upik Melayu   MeN-Perempuan Kalau aku benih – Aku tidak ingin jadi bunga. Aku akan tumbuh menjadi Sialang Raya – Pohon paling besar, kokoh

Buruh Perempuan dan Beban Ganda

oleh Sri Jumiati Kami adalah seorang buruh perempuan yang mempunyai pekerjaan ganda kerja di suatu perusahaan dan di rumah. Dari pagi hingga sore bahkan sampai

Mengenal Mirabal Bersaudara, Sang Kupu-Kupu Pemberontak

Sosok Mirabal bersaudara, terutama Minerva cukup membuat saya tersentuh, bila tidak dikatakan kagum. Seorang gadis muda di usia 20 tahun yang matanya penuh binar semangat tentang perubahan, demokrasi, kesetaraan. Ia melahap banyak buku literatur kiri dan hidup membawanya mendekat pada arus perubahan itu sendiri. Cinta pertama yang memperkenalkannya pada gairah merobohkan kediktatoran Trujillio turut mendorong semangat pemberontakan di relung jiwanya.