Perjuangan Upah

Baru-baru ini, Pengurus Basis Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia – PB FSBPI yang juga bagian dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia- KPBI PT. Medisafe Technologies menyampaikan pengumuman resmi terkait kenaikan upah pada 2022.

Ketentuan kenaikan upah untuk seluruh pekerja PT Medisafe Technologies ini adalah sebesar Rp. 215.000 perbulan berlaku dari Januari 2022. Adapun tahapan pembayaran upah adalah:

a . Level 1 dan 2 dibayar pada gajian akhir bulan Maret 2022,
b. Level 3 keatas dibayar pada gajian akhir bulan April 2022.

Kesepakaran kenaikan upah ini menindaklanjuti dari surat yang dilayangkan oleh PB FSBPI PT Medisafe pada tanggal 20 Februari lalu.

Selang seminggu surat dilayangkan, pihak menagemen merespon pengajuan kenaikan upah, dengan mengkaji dan mempertimbangkan kenaikan upah ini dengan ekonomi perusahaan yang juga berjalan dengan baik. Managemen kemudian menetapkan kenaikan upah secara resmi ini yang berlaku untuk  seluruh buruh PT Medisafe Technologies.

Berkat doa dan dukungan seluruh anggota, juga support dari kawan-kawan Dewan Pengurus Nasional-DPN FSBPI dan KPBI kenaikan upah ini dapat terwujud.

Semoga ini menjadi penyemangat untuk kita terus bergerak. Bahwa tidak ada yang tidak mungkin dalam perjuangan bersama serikat buruh.

Oleh: Jamontang Sirait, Ketua PB.FSBPI PT. Madisafe

Bangkit, Lawan, Hancurkan Tirani!!

 

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Belajar Bersama Koperasi Sejahtera

Hari itu, Sabtu, 14 April 2019 dari pengurus Koperasi Sejahtera FBLP mengagendakan pendidikan dasar lanjutan. Materi pertama Koperasi Kredit, Prinsip dan pilar koperasi kredit dan

Buruh Perempuan Bicara KDRT

Meski era semakin maju, alat komunikasi semakin canggih, dimana kita bisa mengakses  informasi apapun. Meski sudah sering lembaga-lembaga pemerintah dan organisasi perempuan mengadakan pendidikan, pemahaman

Pimpinan DPR Menolak Memberikan Perlindungan Bagi PRT?

Ajeng, seorang PRT di Jakarta, mengungkapkan rasa frustrasinya, “Sudah terlalu lama kami menunggu, 20 tahun.” Ia dan para PRT lainnya merasa janji-janji pimpinan DPR hanya omong kosong tanpa aksi nyata. Aksi ini dilakukan dengan membentangkan spanduk tuntutan serta aksi teatrikal yang menggambarkan kehidupan sehari-hari para PRT.

Pasca Tragedi Ledakan Smelter IWIP, Buruh Dinilai Perlu Tingkatkan Kekuatan Politik

Yuzril Muksin, Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Maluku Utara, saat diwawancarai menyampaikan, kondisi kerja di kawasan IWIP sangat tidak manusiawi. “Buruh-buruh di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park dipaksa kerja dengan jam kerja yang panjang. Jam kerja yang panjang ini merupakan faktor yang menyebabkan kecelakan kerja itu bisa terjadi. Tragisnya, upah buruh IWIP tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.” ucapnya.