Suara Buruh Edisi 3 November 2016 memuat berita terkait pemogokan awak mobil tanki Pertamina. Buruh Tetap harga mati
Facebook Comments Box
Suara Buruh Edisi 3 November 2016 memuat berita terkait pemogokan awak mobil tanki Pertamina. Buruh Tetap harga mati

Dunia modern kerap dianggap sebagai titik cerah bagi kehidupan queer karena queer dapat merayakan pengakuan hak, pencabutan kriminalisasi, hingga pengakuan pernikahan. Namun sejatinya, kita semua masih belum bebas.

Oleh Dian Septi Trisnanti 21 April tiga tahun silam, kami (FBLP; Federasi Buruh Lintas Pabrik) mendirikan sebuah radio komunitas, Radio Buruh Perempuan Marsinah FM. Suatu

“Diskriminasi dan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga masih banyak terjadi. Satu korban terlalu banyak, jangan menunggu korban-korban berjatuhan baru merasa penting untuk membuat aturan. Maka, diperlukan segera aturan untuk pelindungan dan jaminan pemenuhan hak-hak dasar pekerja rumah tangga, kesejahteraan, serta pendidikan dan pelatihan kerja bagi pekerja rumah tangga. Termasuk aturan bagi pemberi kerja untuk keseimbangan hak dan kewajiban dalam hubungan kerja antara pekerja rumah tangga dan pemberi kerja. Sahkan RUU PRT sekarang juga!” desak Afrintina dari Perkumpulan Damar.

Sekilas Pemogokan KBN 10 tahun silam adalah momen yang menggetarkan bagi buruh-buruh di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Utara. Saat itu, buruh-buruh KBN memutuskan

Pada 24 juli 2022, saya beserta keempat teman yang mewakili Koperasi Sejahtera FSBPI: Cipit, Sultinah, Anggi dan Lindah; mengikuti workshop/pelatihan pembuatan pembalut kain hygienis. Pelatihan

Pemilu merupakan saat-saat krusial bagi kita. Bila salah pilih maka akan menderita hidup kita. Dari Pemilu yang digelar oleh borjuasi jangan sampai kita terjebak dengan pencitraan dan kata manis. Kita telah mengetahui gombalan elit-elit borjuasi hanya omong kosong belaka. Jangan sampai terkecoh lagi.

Laporan ini menyoroti pola kekerasan yang tidak hanya berlangsung dalam ranah privat tetapi juga merambah ruang publik, di mana 51% kasus terjadi di luar rumah korban. Cara pembunuhan yang paling sering digunakan adalah dengan kekerasan fisik (36%) dan senjata tajam (32%). Selain itu, tercatat 69% jenazah korban ditinggalkan di lokasi kejadian, sementara beberapa kasus menunjukkan tindakan brutal seperti mutilasi, pemerkosaan, hingga pembakaran jenazah.