Saya dan Film Senyap

Juni 29 2012 - Cermin Kanker Payudaran 3

Film SENYAP, film sederhana namun sangat bagus, bercerita berdasarkan kesaksian pelaku dan korban secara jelas serta punya pesan yang sangat bagus. Terlibat menjadi panitia merupakan bonus lebih buat saya, dimana saya kebagian tugas menjaga meja pendaftaran online. Di luar dugaan, respon undangan secara khusus atau on line sangat banyak dan bahkan melebihi kapasitas. Hal ini membuat saya semakin yakin bahwa film SENYAP karya Joshua layak ditonton dan diminati . Terlebih Film yang diselenggarakan oleh KOMNAS HAM dan DKJ (Dewan Kesenian Jakarta) ini banyak didukung berbagai macam lembaga salah satunya adalah Radio komunitas Marsinah FM dan Perempuan Mahardhika.

Saat pertama kali menonton film SENYAP ada perasaan terharu dan bangga walaupun tersenyum itu senyum yang getir dan miris, terharu bahkan menitikkan air mata ketika ayah mas Adi Rukun mencari jalan dan menabrak tembok. Perasaan mana yang tak menanggung beban luka hati akan peristiwa yang menimpa anaknya. Saya bangga dengan yang dilakukan mas Adi Rukun yang berani berbicara dan menemui para pelaku pembunuhan yang menimpa kakaknya , getir dan miris melihat para pelaku yang masih bisa merasa tanpa beban dan dosa. Saya merasa sangat muak dengan pelaku yang melakukan penangkapan kepada perempuan dan menuduhnya sebagai Gerwani dan sungguh di luar nalar, bisa memotong puting payudaranya. PKI, Gerwani, ketika dirimu digambarkan sebagai sosok yang tidak punya hati nurani, tidak punya aturan, sadis dan merusak moral, saya Thin koesna memohon maaf karena terlambat memahami apa itu PKI dan apa itu Gerwani, saya baru memahami PKI dan Gerwani setelah bertemu dengan Perempuan Mahardhika dan di perkuat setelah hadirnya Marsinah FM dan Politik rakyat.

Semakin yakin dan jelas bahwa di zaman ORBA telah terjadi pembohongan publik bertahun – tahun lamanya, mulai dari rakyat, masyarakat sampai individu dibentuk dan dijadikan untuk membenci PKI ( kejam ….). Saat ini masih banyak yang menganggap bahwa PKI adalah biang dari segalanya bahkan berbagai prasangka ditujukan pada para perempuan yang berani. Dimana perjuangan gerakan perempuan yang menyuarakan hak – hak persamaan dan kesetaraan dalam politik masih mendapat stigma buruk.Kaum perempuan yang tergabung di Gerwani dan Partai Komunis, bahkan kaum perempuan yang berpolitik dinilai membahayakan sehingga harus diberantas sampai keakar – akarnya.

Seiring berjalannya waktu pemahaman dan kesadaran rakyat akan liciknya ORBA mulai terbuka dan dan tugas kita semua untuk meluruskan sejarah. Betapa pentingnya mempelajari sejarah PKI dan Gerwani sebagai pegangan kita untuk melanjutkan perjuangan ke arah yang lebih baik. Banggaku kepada pembuat film SENYAP Joshua dan kawan – kawan dan rasa hormatku untuk mas Adi Rukun dan semoga para korban pembunuhan yang dilakukan oleh Rezim ORBA mendapatkan tempat yang nyaman dan tenang ….Amiennnnn terima kasih telah membuka mata dan pikiran semuanya

Salam hormat kepada seluruh yang terlibat dipembuatan film SENYAP

Thin koesna, 11 November 2014

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Cermin

Cermin, biasa dibutuhkan untuk bercermin, ia berguna untuk melihat diri kita sendiri. Cermin diambil sebagai judul sebuah talkshow untuk mengenal tubuh dan kesehatan reproduksi perempuan

Norma Rae Dalam Film

Bagaimana Norma Rae berjuang  dan mendirikan serikat di dalam pabriknya dan bagaimana pergerakan buruhnya?  ketika penindasan datang melawan  yang terlintas, untuk melawan butuh alat perjuangan, mengorganisir buruh butuh kesabaran dan pendekatan  yang lebih di tengah rasa takut kawan buruh.

merebut kesejahteraan

alam semesta negri ini kami punya..batu,air,tambang,bumi subur nan luas..milik bersama…kami buruh bukan mental budak… pemikiran dan tenaga kami mampu menciptakan…memproduksi beribu-ribu pakaian..beribu-ribu sepatu..beribu-ribu arloji… bahkan

Malam dan Pabrik

Tampak seorang perempuan masuk di sebuah kamar berukuran 2 X 3, wajahnya kelihatan serius, kadang tampak bingung. Namun yang pasti ia sedang berpikir. Diletakkannya tasnya