Neraka Itu Bernama PABRIK

suasana pabrik di KBN Cakung/Adon/dok dev.marsinah.id

 

oleh Adon

 

Mogok…kapan lagi mogok!

Suara itu lantang sekali didengarnya….

Tulus dan penuh amarah karena di pabriknya tidak nyaman buat buruh perempuan.

Terdengar lagi bergumam, gaji bukan naik! Malah mencekik, sama aja bolong. Klo gak karena perut…aaagghh

Udah ya mba, mau masuk neraka dulu!

Haa…NERAKA? Bukankah itu pabrik tempat dia (buruh) bekerja (yang harusnya buruh  senang, nyaman, dan aman)

Tapi kenapa disebut NERAKA?

Apakah sama situasinya ditempat kawan- kawan bekerja?

Cerita pagi yang menarik.

 

Jakarta, 18 Maret 2015 

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Pekerja Film, Pabrik Garmen dan Media Perempuan: Ungkap Kekerasan Lewat Film Dokumenter Serta Hasil Riset

Pemimpin Redaksi Konde.co, Luviana Ariyanti mengungkapkan, menerbitkan media perempuan di Indonesia melalui perjuangan perempuan-perempuan luar biasa yang menyumbangkan tenaga hingga gaji sendiri. Pada Februari 2023, Konde.co dengan dukungan Google News Iniative mempertemukan sebanyak 26 media perempuan alternatif dan arus utama dalam Sarasehan Media Perempuan, yang laporannya dituliskan dalam buku “Kolaborasi Menolak Mati: Pemetaan Kondisi Media Perempuan di Indonesia” yang diluncurkan pada acara tersebut.

Mari Bertemu dalam ‘ANGKA JADI SUARA’

Pemutaran Film ‘Angka Jadi Suara’ dalam Dialog (Buruh) Perempuan Membawa kisah dari KBN Cakung, FBLP dan Perempuan Mahardhika ingin mengajak beragam komunitas perempuan bisa bertemu

Mengenal Paralegal dan Fungsinya

Mengenal Paralegal dan Fungsinya   Bagi masyarakat awam, mungkin istilah Paralegal masih asing di telinga. Berbeda dengan istilah pengacara yang lebih dikenal. Karena itu saya

Suara Buruh 8 Mei 2015

Sebastian telah tiada, meninggalkan pesan bagi semua orang untuk terbuka mata dan telinganya demi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Di sisi lain, perempuan terus