Hunian Buruh

[Best_Wordpress_Gallery id=”3″ gal_title=”Hunian Buruh”]

Aroma udara yang lembab menyeruak di sepanjang jalan pemukiman buruh di sekitar KBN Cakung (Kawasan Berikat Nusantara Cakung. Beragam aktivitas beradu, berbaur menjadi satu. Buruh perempuan yang sedang mengasuh anak, bercengrama dengan tetangga, anak-anak bermain hingga langkah kaki kuda.

Hunian Buruh ini termasuk kumuh, dalam artian tidak sehat dan tidak layak tentu saja. Masih ada yang lebih kumuh, dan jumlahnya banyak tiada tara di Ibu Kota. Bertarung dengan banjir dan padatnya aktivitas kerja penuh peluh keringat.
Tapi roda kehidupan toh pada akhirnya harus berjalan, terus maju dan bergerak.

Foto: Atin
Teks: DST

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Keuntungan Ganda VS Beban Ganda

Oleh Dian Septi Trisnanti  Sri adalah salah satu buruh pabrik sekaligus ibu rumah tangga dengan tiga anak. Bekerja di pabrik sudah menjadi pilihannya semenjak remaja

Merayakan Tubuh Bersama Covid-19

Menyelinapnya virus Covid 19 di dalam tubuh, bukan hal yang tidak saya prediksi sama sekali. Bukan saja karena virus ini bisa mudah menular, namun sudah

Pengalaman Seleksi Train Attendent

Pada 20 Juni 2022, saya mengikuti pendaftaran train attendant (pramugara dan pramugari) PT Reska Multi Usaha/ PT Kereta Api Indonesia. Kabar mengenai hasıl seleksi pun saya dapatkan