Halo Masyarakat Indonesia, Ayo Dukung Petisi ini

Sambil melakukan long march, Jakarta – Bandung, buruh membagikan petisi cabut PP No.78/2015. Petisi itu ditujukan kepada Presiden Jokowi. Berikut isi petisinya

Bapak H ,Ir .Joko Widodo  Presiden RI ,Yth,

Bahwa dalam PP No.78 Tahun 2015 tentang pengupahan ,mekanisme kenaikan upah diatur berdasarkan persentase Inflasi & Pertumbuhan Ekonomi ,tidak lagi diatur berdasarkan pada  Kebutuhan Hidup Layak (KHL)

Hal tersebut bertentangan dengan UNDANG -UNDANG  DASAR 1945 Pasal 27 ayat (2) ” tiap-tiap warga negara  berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan ” dan Pasal 28D ayat (2) “Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja ” serta UU No 13/2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 88,pasal 89 dan 98 maka dengan ini kami Buruh dan Rakyat Indonesia ,menuntut kepada Bapak selaku Presiden RI Untuk :

  1. Mencabut dan membatalkan pemberlakuan Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
  2. Tidak memberlakukan Formula Kenaikan Upah Minimum berdasarkan Inflasi + PDB (Pertumbuhab Ekonomi)
  3. Naikan UMP/UMK 2016 Sebesar RP.500.000-, atau 25% dan berlaku upah minimum sektoral di seluruh wilayah provinsi /daerah dengan besaran 10-25% lebih tinggi  dari UMP /UMK tahun 2016 yang diputuskan.

Bagaimana cara mendukung petisi ini? 

Mudah saja, sahabat marsinah bisa menyimpan petisi ini, kemudian diprint out, diperbanyak dan mintalah saudara, teman untuk mengisinya. Selanjutnya, kirimkan ke Presiden Jokowi.

petisi

Cara lain adalah memandatangai petisi ini secara online. Caranya klik link http://www.petisionline.net/petisi_buruh__rakyat_indonesia_tolak_pp_7815_tentang_pengupahan. Lalu akan muncul isi petisinya. Nah, di bagian bawah petisi, ada tampilan sebagai berikut

Clip

Isi kolom tersebut dan bagikan ke teman-teman yang lain. Dengan petisi online maupun mengisi dan mengedarkan petisi berupa kartu pos dan mengirimkannya ke Jokowi, maka sahabat marsinah sudah memberi kontribusi pada perjuangan buruh. Tak perlu berkecil hati bila belum bisa long march, isilah dan sebarkan petisi di atas. Jangan lupa, terlibat mogok nasional 24 – 27 November 2015 untuk rakyat sejahtera.

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

May Day, May Day

Sejarah Hari Buruh Internasional (May Day) Yaitu perjuangan panjang demonstrasi kaum buruh di Amerika Serikat pada tahun 1886, yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Tuntutan

Cerita Harian Pekerja

Cerita Tentang Fleksibilitas Tenaga Kerja yang Menghancurkan Daya Hidup Buruh Adalah pak Yana, yang sudah lebih dari dua dekade berprofesi sebagai sopir transportasi. Teriknya matari

Pembebasan Queer adalah Perjuangan Kelas

Dunia modern kerap dianggap sebagai titik cerah bagi kehidupan queer karena queer dapat merayakan pengakuan hak, pencabutan kriminalisasi, hingga pengakuan pernikahan. Namun sejatinya, kita semua masih belum bebas.

Mengenal Comandante Ramona

Comandante Ramona adalah seorang pedagang jalanan pribumi yang berubah menjadi seorang pimpinan revolusioner dengan kisahnya yang memberi harapan dan inspirasi bagi ribuan rakyat terpinggir di

Pembalasan Dendam Si Iteung

Burung dalam film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”, juga sekaligus sebagai alat represi dan memperkosa tubuh perempuan, seperti beberapa lelaki yang memperkosa perempuan bernama Rona Merah atau Budi, preman yang selalu melecehkan dan memanfaatkan Iteung secara seksual atau Pak Totok, seorang guru yang mencoba memperkosa Iteung saat usianya masih 11 tahun.