Negeri Boneka (2)

Tetesan air didaun talas
Lelah tenaga mu setiap hari di kuras
Tuan tuan memperlakukan mu bagaikan alas
Produktif kau di peras, tidak produktif kau di lepas

Penguasa negeri membabi buta
Demi mencari isi perut semata
Jutaan mata meratapi luka
Ya luka, Luka rakyat yang tidak pernah sejahtera

Bualan – Bualan penguasa dimedia media
Merancang mimpi agar rakyat miskin tiada
Blusukan-blusukan marak mereka lakukan
Demi pencitraan untuk kursi semata

Serikat buruh dikontrak nya untuk dapatkan suara
Janji upah besar dan hidup bahagia
Elit – elit buruh terus berpropaganda
Agar anggota mendukung partai yang diusung nya

Suap menyuap sudah jadi hal biasa
Sehingga hukum semakin mengenal harta
Kami kaum buruh tidak bermodal uang
Jika kami bersatu dan mau berjuang
“Kami pastikan Rakyat Indonesia akan menang

YNR 250118

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Eyang Lestari, Berjuang Sepanjang Usia

Eyang Lestari (tengah). foto diambil dari http://www.thejakartapost.com/news/2012/09/29/ignorance-helps-excuse-mass-killings.html Pejuang Perempuan Tangguh Itu Akhirnya Tiada Mugiyanto, seorang aktivis HAM sekaligus korban penculikan 1998  menuliskan untaian duka melalui akun

Perjuanganku dan Teman – Teman Untuk Hak

Untuk teman-temanku di pabrik, yang teguh berjuang dari bersidang di pengadilan hingga berjaga dan bermalam di pabrik. Terimakasih telah membuatku belajar arti berjuang dengan teguh