Iuran Anggota Bagi Serikat Pekerja

Oleh Redaksi 

Iuran Anggota Bagi Serikat Pekerja

Akhir – akhir ini, di media sosial beredar meme dan olok – olok terkait iuran serikat pekerja yang dianggap untuk kepentingan pimpinan serikat buruh semata. Padahal, dalam sebuah organisasi pergerakan (tidak hanya serikat buruh), letak kemandirian sebuah organisasi dilihat dari seberapa besar kontribusi anggota membiayai program organisasi yang juga adalah untuk kepentingan anggota, seperti untuk biaya advokasi, pelatihan, kongres dan masih banyak lagi. Semakin besar komitmen anggota membiayai organisasinya, semakin independen organisasi tersebut karena ia dihidupi oleh anggotanya sendiri.

Dalam buku karya Semaoen, aktivis buruh di era 1920an, “Penuntun Kaum Buruh”, mengatakan  “Berani membayar iuran yang besar berarti berani untuk memerdekakan kaum buruh atau serikat buruh.” . 

Dana iuran anggota dihimpun dan digunakan untuk pendanaan aktivitas serikat buruh yang mendasarkan diri pada tata cara pemungutan, pemanfaatan dan pendistribusian iuran anggota serikat buruh sesuai aturan yang berlaku. Ketentuan tersebut diatur dalam Kepmenakertrans No 187 Tahun 2004 Tentang iuran anggota serikat buruh. Biasanya, juga diatur dalam AD/ART Serikat Buruh.

Cara Pembayaran Iuran

Cara pembayaran iuran anggota di tiap perusahaan bisa dilakukan dengan melalui pemotongan upah setiap bulan yang dilakukan pengusaha. Sistem ini disebut COS atau Check of System. Tidak serta merta, pengusaha bersedia melakukan sistem COS, diperlukan perundingan atau negosiasi berkali – kali,sama halnya ketika buruh memperjuangkan haknya di tempat kerja.

Cara lain yang digunakan adalah dengan menarik iuran anggota secara manual oleh pengurus Serikat Buruh di tingkat perusahaan.

Penyaluran Iuran

Penyaluran iuran anggota Serikat Buruh di  perusahaan melalui pengurus Serikat Buruh berdasarkan peraturan organisasi. Penyaluran iuran tersebut bisa melalui transfer ke rekening organisasi atau tunai kepada pengurus dengan menyertakan bukti tertulis. Hal ini agar bisa dipertanggung jawabkan kepada anggota.

Biasanya, iuran anggota di perusahaan akan dibagi secara prosentase kepada pengurus di tingkat federasi dan konfederasi sesuai dengan peraturan organisasinya.

Pemanfaatan iuran anggota untuk membiayai aktivitas organisasi seperti administrasi, advokasi, kongres dan lain sebagainya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada anggota serikat.

 

 

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Dari Angka Menjadi Suara

Dari Angka Menjadi Suara Berangkat dari Konferensi Perempuan Jakarta bertajuk “Melawan dan Bebas Kekerasan Seksual” yang digagas oleh Perempuan Mahardhika pada 19 Oktober 2013, semangat

“Dialita: Lagu, Luka, dan Sejarah yang Tak Bisa Dibisukan”

Bagi Uchi Kowati Fauzia, salah satu anggota Dialita, setiap nyanyian adalah pengulangan luka. “Menceritakan ulang luka yang tidak bisa diceritakan, membangkitkan ingatan yang dipendam. Masih sama, masih menangis meski sudah sekuat tenaga menahannya. Tapi kami harus bercerita, karena pelanggaran HAM penting untuk diketahui anak muda.”

Sa Pu Nama Pengungsi: Realitas Pengungsi Papua

Salah satu pengungsi yang dihadirkan di Sa Pu Nama Pengungsi adalah Kogoya, seorang anak berusia 3 tahun yang terlahir di pengungsian pada tahun 2022. Dia merupakan salah satu dari sekian anak yang terlahir di pengungsian. Hal ini menjadi fenomena umum, mengingat banyak pengungsi perempuan dalam kondisi hamil saat meninggalkan kampung halamannya. 

CERITA IBU DI HARI IBU

IBU itu baik IBU itu penuh cinta dan kasih sayang kepada anak – anaknya Tak pernah pilih kasih meskipun ibu tersisih IBU selalu lembut walaupun