Absensi Ngumpet

gambar diambil dari http://www.pakistantoday.com.pk/2014/02/11/national/govt-to-get-rid-of-contractual-employees-recruited-during-ppp-tenure/

Ini istilah baru, tapi bukan hal yang baru saja dipraktekkan. 

Aku adalah buruh PT. STAR CAMTEX, sudah bekerja sekitar 6 bulan lalu, dengan dua kali penandatanganan kontrak. Suatu kali, karena sudah habis masa kontrakku, dan ada niat pengusaha (manajemen) untuk memperpanjang aku bekerja, maka seminggu sebelum masa kontrakku abis, aku di panggil pengawasku.

Katanya begini “Ji (bukan nama sebenarnya), karena masa kontrakmu akan segera habis, kalau kamu masih ingin bekerja di sini, kamu harus mau di”absen ngumpet”, kamu masih mau bekerja di sini apa tidak?? ”

Kemudian aku menjawab “Mau bu, tapi absen ngumpet itu apa ya bu?”

Pengawasku menjawab “absensi ngumpet itu adalah, absen ditulis saja, kamu datang dan bekerja di sini, tetapi tidak menggunakan ID Card, supaya nanti pada saat ada buyer datang dan melakukan pemeriksaan,kamu masih dalam masa tenggang yang 30 hari itu, soalnya di Undang-Undang kan begitu katanya. ”

Undang- Undang yang dimaksud pengawas adalah UUK 13/2003 Pasal 59 ayat (6) ” Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.”

Hal itu dilakukan perusahaan demi menghindari jeratan hukum yang tercantum di pasal UU Ketenagakerjaan itu.

Begitulah para pengusaha akan memperlakukan kaum buruh. Sedemikian pentingnya pengusaha butuh tenaga kerja kita, sedemikian rendahnya pengusaha memperlakukan kita, kita tidak dimanusiakan sebagai manusia.Kita hanya dianggap sapi perahan yang hanya bisa diambil tenaganya dan diberi makan, tanpa mempedulikan bahwa kita adalah manusia sebagai makhluk sosial seutuhnya.

Pengaduan buruh yang dituliskan oleh Jumisih, Ketua Umum FBLP

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Perjuanganku dan Teman – Teman Untuk Hak

Untuk teman-temanku di pabrik, yang teguh berjuang dari bersidang di pengadilan hingga berjaga dan bermalam di pabrik. Terimakasih telah membuatku belajar arti berjuang dengan teguh

Surat untuk Anakku dari Balik Ruang Isolasi Mandiri

“Sejatinya dunia ini dibangun oleh pengetahuan, cinta kasih dan keberanian. Semuanya saling terhubung dan tarik-menarik” Anakku, ini sedikit cerita dibalik ruang isolasi mandiri/isoman. Sejak kapan

Perjuangan Buruh Melawan Nasib Buruk

Sejak Covid masuk ke Indonesia, dampaknya luar biasa bagi rakyat, terutama kaum buruh. Dua juta lebih buruh ter-PHK. Apalagi pemerintah mengeluarkan peraturan yang menguntungkan para

Pencarian Jati Diri Yuni

Yuni, adalah gadis remaja yang cerdas dan punya impian tinggi. Namun, harus diperhadapkan pada kultur di masyarakat yang menganggap pernikahan anak sebagai berkah.