merebut kesejahteraan


alam semesta negri ini kami punya..
batu,air,tambang,bumi subur nan luas..milik bersama…
kami buruh bukan mental budak…

pemikiran dan tenaga kami mampu menciptakan…
memproduksi beribu-ribu pakaian..beribu-ribu sepatu..
beribu-ribu arloji…

bahkan kami tidak takut,,merebut untuk berkuasa…
demi rakyat adil dan sejahterah…

lalu tangan-tangan penguasa…
membuka ruang luas penindasan…
exsploitasi bumi dan isinya..tambang serta manusianya…
rakyat terlunta..buruh sengsara…
kaum miskin kota..hingga pedesaan…

kami buruh..ingin mengulang sejarah di masa itu…
satu kesatuan memutus rantai penindasan…
anti imprialisme…dan kapitalisme…

kini penjajahan moderen..penjajahan gaya baru…
yang memaksa kita harus bersatu…
bacot pemilu sampai banjir ludah…
rakyat sudah tak percaya…

sisi gelap sejarah akan menjadi terang…
jika keberanian dan kebenaran..menjadi obor untuk membongkar…
karna kami akan mengungkit sejarah lalu..
dan bangkit dengan semangat baru…

Bojong 17-feb-2014,
Lami

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Hentikan Kriminalisasi Pemutaran Film Senyap

foto diambil dari http://www.zimbio.com/pictures/hOXlp-rcL71/Look+Silence+Green+Carpet+Arrivals+Zurich/xx2ypk7UbpI/Joshua+Oppenheimer Oleh Joshua Oppenheimer* Pemutaran film Senyap di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada 11 Maret 2015 yang terus berlangsung sekalipun

Siapa Peduli Perlindungan Maternitas?

Sebuah FGD oleh Komite Perempuan Industriall Menuju Hari Perempuan Internasional, Komite Perempuan Industriall pada Selasa, 7 Maret 2017, menyelenggarakan Diskusi Terbatas atau Focus Group Discussion