merebut kesejahteraan


alam semesta negri ini kami punya..
batu,air,tambang,bumi subur nan luas..milik bersama…
kami buruh bukan mental budak…

pemikiran dan tenaga kami mampu menciptakan…
memproduksi beribu-ribu pakaian..beribu-ribu sepatu..
beribu-ribu arloji…

bahkan kami tidak takut,,merebut untuk berkuasa…
demi rakyat adil dan sejahterah…

lalu tangan-tangan penguasa…
membuka ruang luas penindasan…
exsploitasi bumi dan isinya..tambang serta manusianya…
rakyat terlunta..buruh sengsara…
kaum miskin kota..hingga pedesaan…

kami buruh..ingin mengulang sejarah di masa itu…
satu kesatuan memutus rantai penindasan…
anti imprialisme…dan kapitalisme…

kini penjajahan moderen..penjajahan gaya baru…
yang memaksa kita harus bersatu…
bacot pemilu sampai banjir ludah…
rakyat sudah tak percaya…

sisi gelap sejarah akan menjadi terang…
jika keberanian dan kebenaran..menjadi obor untuk membongkar…
karna kami akan mengungkit sejarah lalu..
dan bangkit dengan semangat baru…

Bojong 17-feb-2014,
Lami

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Surat Pernyataan JMPPK-Rembang

Surat Pernyataan JMPPK-Rembang: Warga Tolak Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Warga blokir jalan menuju pembangunan pabrik PT. SI (Semen Indonesia) Rembang, 26/11/2014. Puluhan ibu-ibu yang

https://pin.it/7nuDqWEJT

“Kami Bukan Budak! Kami Bukan Sapi Perahan!”

Dalam satu pernyataan tegas yang dibagikan melalui Instagram, Eni Lestari, aktivis buruh migran dan Ketua International Migrants Alliance (IMA), mengungkap fakta mengejutkan tentang arah kebijakan global; “Remitansi migran dan investasi diaspora sudah ditetapkan sebagai sumber pendanaan baru bagi pembangunan neoliberal menuju SDGs 2030. “Kami bukan budak! Kami bukan sapi perahan!”

Stop Pembubaran Pemutaran Film Senyap

Kehadiran film Jagal (The Act of Killing) dan Senyap (The Look of Silence) membuat masyarakat berpaling kembali ke tragedi pelanggaran HAM 1965. Kali ini lebih

Urusan UMP adalah Urusan Ekonomi Semua Rakyat!

Meski secara nominal upah naik tiap tahun, daya beli buruh terus menurun. Daya beli adalah kemampuan seseorang, kelompok, atau mata uang untuk membeli barang dan jasa pada harga tertentu, yang mencerminkan nilai riil uang. Penurunan daya beli ini disebabkan oleh beberapa faktor. Penetapan UMP 2026 sebenarnya bisa menjadi stimulus kenaikan ini.

“Dialita: Lagu, Luka, dan Sejarah yang Tak Bisa Dibisukan”

Bagi Uchi Kowati Fauzia, salah satu anggota Dialita, setiap nyanyian adalah pengulangan luka. “Menceritakan ulang luka yang tidak bisa diceritakan, membangkitkan ingatan yang dipendam. Masih sama, masih menangis meski sudah sekuat tenaga menahannya. Tapi kami harus bercerita, karena pelanggaran HAM penting untuk diketahui anak muda.”