Kemerdekaan Buruh Kontrak

Aku warga negara merdeka

Hidup punya pilihan

Pilihan memberi harapan

Aku warga merdeka

 

Pilihan itu datang padaku

Menjawab kebutuhan

Mau makan atau kelaparan?

Aku pilih menolak lapar

 

Tak kenal lelah, pilihan ada lagi untukku

Mau menyebut diri apa, kaya atau miskin?

Tanpa ragu, kupilih menyebut diri ini miskin

 

Selanjutnya, tak perlu lagi aku memilih

Mereka telah membantu menjelaskan

Miskin artinya tak bisa utang bank

Miskin tak boleh jadi pemerintah

Miskin harus kerja

Pekerjaan harus diperebutkan

 

Lalu mereka tambahkan penjelasan

Sebagai pekerja aku masih punya pilihan

Katanya, mau kerja kontrak atau tidak?

Katanya lagi, kalau tidak mau jadi kontrak

Berarti tidak mau pekerjaan.

 

Aku buruh kontrak,

di negeri merdeka

di negeri penuh kebebasan

 

Aku bebas dari hitungan masa kerja

Bebas dari pesangon jika selesai kerja

Bebas dari tunjangan

Bebas dari bayangan masa depan

Bebas tidak berserikat

Bebas tak memiliki apa-apa

 

Aku dibebaskan dari arti kemerdekaan

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Neraka Itu Bernama PABRIK

suasana pabrik di KBN Cakung/Adon/dok dev.marsinah.id   oleh Adon   Mogok…kapan lagi mogok! Suara itu lantang sekali didengarnya…. Tulus dan penuh amarah karena di pabriknya

Banjir KBN Cakung

Banjir di Pintu Depan KBN Cakung. Foto oleh Dias Banjir KBN, Banjir Tahunan Hujan lebat selama dua hari berturut- turut (9 – 10 Februari 2015)

Oligarki dan Peluang Pembangunan Politik Alternatif

Usman Hamid, dalam sebuah diskusi “Partai Politik Alternatif: Hanya Slogan?” yang diselenggarakan oleh KPBI (Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia), menyatakan, untuk menghadapi kekuatan oligarki,maka gerakan sosial,

Saya dan Film Senyap

Film SENYAP, film sederhana namun sangat bagus, bercerita berdasarkan kesaksian pelaku dan korban secara jelas serta punya pesan yang sangat bagus. Terlibat menjadi panitia merupakan