Ini Negri Boneka

Ini negeri boneka
Kaya akan sumber daya alam nya
Kaya akan penguasa rakus nya
Kaya akan penindasan nya
Kaya akan koruptor nya
Kaya akan rakyat miskin nya

Ini negeri boneka
Dimana penguasa menutup mata
Rakyat diacuhkan demi kepentingan semata
Bangunan promodal merajalela
Rakyat nya dibungkam dengan senjata
Investasi asing masuk dengan leluasa
Sawah, gunung, ladang habis tidak tersisa

Ini negeri boneka
Pemodal asing digelarkan karpet merah
Rakyat menolak mengalir darah
Teriakan kebenaran dianggap komunis
Sehingga rakyat semakin pesimis
Oknum-oknum borjuis semakin agresif
Menebar kepalsuan semakin aktif
Lapangan kerja semakin sulit
Rakyat lapar semakin menjerit
Media-media menebar pembodohan semata
Sehingga rakyat semakin tersiksa.

Sudah saatnya rakyat membuka mata
Melantangkan suara perlawanan di negeri boneka
Persatuan rakyat kunci kemerdekaan sesungguhnya
Demi negeri boneka yang tercinta

YNR 150118

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Ongkos Kencan? Tanggung Bareng Dong

Sebut saja namanya Reza, 25 tahun, asal Indramayu. Saat ini, ia memiliki usaha warung minuman ringan kecil-kecilan di pinggiran Jakarta Utara. Tempatnya lumayan strategis, sehingga

Mengenal Seluk Beluk Upah

Mau nanya kak, apa sih bedanya UMP, UMK dan UMR. Terus kenapa sih kak, beda-beda jumlahnya? Apa yang bikin beda dan gimana sih nentuinnya kak? Kalau misal teman aku di Bekasi, dia ikut UMK bekasi atau UMP Jabar ya kak?

Marsinah Semangatmu Tetap Abadi

8 Mei 1993 Nganjuk pun berduka Tlah kehilangan pejuang wanita Buruh perempuan yang berani, Melantangkan suara Yang memperjuangkan upah kawannya Tak segan moncong senjata di

PT. Master Wovenindo Label Tutup Permanen, Masalah Pesangon Belum Terselesaikan

Muhammad Andre Nasrullah, juru bicara PSP SPN PT. Master Wovenindo Label, menyatakan bahwa perusahaan harus segera menjalankan putusan kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia dan membayar pesangon para pekerja yang telah menunggu hampir empat tahun. Andre meminta agar perusahaan segera berkoordinasi dengan serikat pekerja dan mengeluarkan surat kuasa jual atau menjual bersama aset perusahaan untuk menyelesaikan pesangon para pekerja.

1965: Luka yang Masih Menganga, dan Ironi antara Nama Soeharto dan Marsinah

Kini, wacana pengangkatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional kembali menguji nurani bangsa. Soeharto adalah arsitek sistem kekuasaan yang menindas kebebasan berpikir, membungkam pers, dan menyingkirkan lawan politik. Dan ironinya, nama itu disebut bersamaan dengan Marsinah, buruh perempuan yang dibunuh di bawah sistem represif yang sama.

Persatuan Buruh Indonesia Melawan Rezim Pasar Bebas

Foto oleh  Mulyadi  Oleh Michael Bangkit..Lawan..Hancurkan Tirani..!!! Buruh Bersatu Tak Bisa Dikalahkan..!!! Buruh Berkuasa Rakyat Sejahtera..!!! Tepat pada tanggal 13 September 2015, seruan persatuan dan