Menyayangi Vagina dan Rahim sebagai Bagian Tubuh

Selasa, 15 November 2022 adalah hari pertama “Festival tentang Vagina” dimulai di Bangkok, Thailand. Festival ini dihadiri oleh para aktivis perempuan dan akan berlangsung hingga Kamis, 17 November 2022. Saat aku menulis ini, festival masih berlangsung, tapi aku tidak sabar untuk membagikan cerita dan kesanku mengikuti festival ini.

Banyak dari kita, termasuk perempuan, masih menabukan kata ‘vagina.’ Padahal, vagina bukanlah hal yang tabu dan memalukan. Vagina adalah bagian dari tubuh perempuan yang perlu dirawat, dibanggakan, disayang, dan diakui.

Singkatnya, vagina juga punya hak untuk merdeka dan bahagia.

Selain vagina, organ penting lain yang juga dibahas dalam festival ini adalah rahim. Di hari pertama festival, fasilitator mengajak kami melakukan gerakan peregangan otot, di rahim dan seluruh tubuh. Lalu, fasilitator mengajak kami bermeditasi dan berbicara dengan rahim kami masing-masing.

Setelah itu, kami menuliskan apa permintaan dari rahim kami masing-masing, serta apa saja yang rahim kami rasakan selama membersamai tubuh, melalui gambar.

Aku menyadari bahwa banyak dari kita (perempuan) yang cenderung mengabaikan keluhan ketika merasakan sakit di bagian rahim. Mulai sekarang, aku akan merawat rahimku dan berusaha akan membahagiakannya. Terimakasih sudah bersamaku, rahim.

penulis Lindah, editor: Fildzah

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Fattimatuz: Berekspresi Melalui Film Dokumenter

Keterangan gambar, Fattimatuz berdiri di sebelah kiri (berjilbab) Fattimatuz, remaja perempuan dari Pekalongan ini terheran – heran dengan teman sekolahnya yang selalu bersandal jepit setiap

Suara Buruh Episode 19 Oktober 2015

Suara Buruh Kembali Hadir dengan berbagai berita, diantaranya Marsini terus bicara agar Marsinah tak dilupakan, Said Ikbal serukan mogok nasional, Buruh terancam PHK karena bersolidaritas

Sebuah Surat Untuk Teman, Dari Medan Juang

Oleh Dian Septi Trisnanti untuk temanku perempuan Sayang, hidupmu adalah milikmu, tubuhmu adalah milikmu, pikiranmu adalah milikmu. Kau sudah berikan yang terbaik bagi sesamamu, sebaik

Grebek Pabrik! Saatnya Menghadapi Serangan Balik

Rapat Akbar KBN Cakung/ dok dev.marsinah.id  Oleh Abu Mufakhir* Menurut saya, cara terbaik menghadapi serangan balik paska-mogok serentak adalah melakukan grebek pabrik, atau aksi solidaritas lintas