Talkshow Kick Andy Bahas Angka Jadi Suara

Program perbincangan Kick Andy menjadikan film dokumenter Angka Jadi Suara sebagai salah satu topik bahasan. Talkshow itu disiarkan pada Jumat, 7 Juli 2017, malam dan akan disiarkan kembali pada Sabtu jam 13:05 di Metro TV. Episode tersebut bertemakan, “Ada Niat, Ada Aksi.”

Dalam acara tersebut, pemandu acara Andy Noya mengulas mulai pembuatan dokumenter hingga dampaknya. “Ini Anda bersama teman-teman di federasi atau inisiatif pribadi-pribadi?” tanya Andy Noya.

Menanggapi pertanyaan itu, produser film Dian Septi Trisnanti menerangkan bahwa film adalah program organisasi untuk mengangkat problem pelecehan seksual. Selain Sekretaris Jendral Federasi Buruh Lintas Pabrik tersebut, hadir juga Ketua Umum FBLP Jumisih sebagai narasumber.

Andy Noya juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan melawan kekerasan seksual di tempat kerja. “Sudah banyak kemajuan ya. walaupun perjuangan tidak sebentar. ini hasil yang sudah mulai dirasakan. ada perubahan,” ujarnya. Ia menanggapi penjelasan bahwa lima perusahaan di Cakung, Jakarta Utara, sudah menandatangani komitmen sosialisasi soal kekerasan seksual dan lima lainnya sudah menyatakan kesediaan.

Dalam perbincangan itu, muncul juga rekaman pendapat Yuniyanti Chuzaifah, Wakil Ketua Komisi Nasional Perempuan, tentang film Angka Jadi Suara. “Sangat appreciate pada kawan-kawan yang mau bersuara yang mau mendokumentasi bahwa ini real nyata dan menjadi alat untuk membangun kesadaran kolektif. baik ini perempuan dan laki-laki karena laki-laki juga tidak bisa total disalahkan karena ini sudah menjadi sistem kesadaran yang sakit,” ungkap Yuniyanti Chuzaifah.

Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia juga berharap munculnya dialog Angka Jadi Suara di tv nasional itu sebagai pemicu buru untuk terus menciptakan karya. “Kaum buruh indonesia, teruslah berprestasi dan berkarya untuk masa depan yang lebih baik,” terang Sekretaris Jendral KPBI Damar Panca Mulya menanggapi tayangan tersebut. (gur)

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Pre-order dibuka!

Kawan yang baik, sila berpartisipasi dalam pre-order ini. 20% dari hasil penjualan akan didonasikan kepada anggota Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) yang terdampak Covid-19.

1965: Luka yang Masih Menganga, dan Ironi antara Nama Soeharto dan Marsinah

Kini, wacana pengangkatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional kembali menguji nurani bangsa. Soeharto adalah arsitek sistem kekuasaan yang menindas kebebasan berpikir, membungkam pers, dan menyingkirkan lawan politik. Dan ironinya, nama itu disebut bersamaan dengan Marsinah, buruh perempuan yang dibunuh di bawah sistem represif yang sama.

Marsinah, Pahlawan Rakyat

MURAL TTS 2014 MARSINAH di Lampu Merah Jl. ParangTritis Sebelum Ring Road Selatan, oleh Barisan Pengingat, 14 Maret 2014. Mural ini adalah bagian dari rangkaian

6 Rekomendasi UU KIA Dari JMS untuk Kebijakan Adil Gender

Di sisi lain, pengecualian kewajiban bagi ibu yang tidak bisa untuk memberikan ASI eksklusif hanya diperkenankan untuk alasan medis, tidak mempertimbangkan alasan non-medis, misalnya kondisi fisik selain alasan medis atau kondisi psikologis yang membuat seorang perempuan tidak mampu memberikan ASI eksklusif. Hal itu dibenarkan oleh Nanda Dwinta dari Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP), bahwa terdapat ragam peran perempuan dalam menjalankan fungsi ibu dengan kesulitan yang berbeda.