Sumarsih Menanti Keadilan

Sebelas tahun aku berdiri disebrang istana mu

Sebelas tahun aku menanyakan tentang keadilan mu

Sebelas tahun juga aku menanti jawaban mu

Dan sampai detik ini kau bungkam

 

Apakah tembok mu terlalu tebal

Sehingga suara ku tak terdengar

Apakah lantai mu terlalu suci

Sehingga perempuan senja tak layak untuk masuk istana mu

 

Aku rakyat mu, yang sedang menanti jawaban mu

Aku, dia dan mereka sadar keluarga kami tak akan pernah kembali

Tetapi aku ingin keadilan untuk aku rakyat mu

Sumarsih tetap berdiri untuk keadilan…

 

10 Desember 2017

 

YNR

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Suara dari Gaza – Shahd Al-Naami

Dari beberapa tulisannya, Shahd bercerita tentang bagaimana kehidupan sehari-hari di Gaza seringkali beriringan dengan ketidakpastian.

Berani = Merdeka (1)

Tias di pembukaan Obor Marsinah/dok liputan6.com   Oleh  *Tiasri Wiandani Bekerja, Memperbaiki Nasib Saya seorang buruh perempuan dari salah satu perusahaan garment yang merupakan perusahaan

Jam Molor Peradilan Sesat

dari kiri ke kanan, Ibnu Basuki Widodo, Suradi dan Djaniko. Ketiganya adalah majelis hakim peradilan sesa/dev.marsinah.id Oleh Ambar Angka jarum jam di ruang sidang menunjuk

Laporan Femisida 2023: Kekerasan yang Terstruktur dan Berulang

Laporan ini menyoroti pola kekerasan yang tidak hanya berlangsung dalam ranah privat tetapi juga merambah ruang publik, di mana 51% kasus terjadi di luar rumah korban. Cara pembunuhan yang paling sering digunakan adalah dengan kekerasan fisik (36%) dan senjata tajam (32%). Selain itu, tercatat 69% jenazah korban ditinggalkan di lokasi kejadian, sementara beberapa kasus menunjukkan tindakan brutal seperti mutilasi, pemerkosaan, hingga pembakaran jenazah.