Suara Buruh episode 30 Juni 2015 hadir dengan rangkaian berita aksi Buruh Volstek yang terus melawan, Cerita miris buruh KBN Cakung dan Perkenalkan “Ide Band”
Facebook Comments Box
Suara Buruh episode 30 Juni 2015 hadir dengan rangkaian berita aksi Buruh Volstek yang terus melawan, Cerita miris buruh KBN Cakung dan Perkenalkan “Ide Band”
Pada momentum peringatan International Womens’ Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional, kabar anti-demokrasi kembali terdengar. Rezim pemerintahan Joko Widodo, yang didalamnya telah bergumul pada pemodal

Bangladesh Krishok Federation (BKF) yaitu organisasi tani Bangladesh yang mengadakan Caravan melewati 16 kota dari Dhaka, Bangladesh menuju Kathmandu, Nepal. Dengan tema Climate Justice, Gender

Pengalaman pendidikan jurnalistik di Bogor, tepatnya di daerah Pamoyanan. Dari berangkat sampai pulang lagi ke Jakarta, banyak hal-hal yang membuat aku berkesan,terutama sekali ini adalah

Sekolah Buruh Perempuan, Banyak buruh perempuan kurang menyadari hak-hak sebagai buruh perempuan dan bagaimana memperjuangkan hak-hak itu. Banyak dari buruh perempuan tidak memahami apa itu

Dalam satu pernyataan tegas yang dibagikan melalui Instagram, Eni Lestari, aktivis buruh migran dan Ketua International Migrants Alliance (IMA), mengungkap fakta mengejutkan tentang arah kebijakan global; “Remitansi migran dan investasi diaspora sudah ditetapkan sebagai sumber pendanaan baru bagi pembangunan neoliberal menuju SDGs 2030. “Kami bukan budak! Kami bukan sapi perahan!”

Ini negeri boneka Kaya akan sumber daya alam nya Kaya akan penguasa rakus nya Kaya akan penindasan nya Kaya akan koruptor nya Kaya akan rakyat

“Mandat konstitusional ini menunjukkan bahwa pembentuk undang-undang harus segera membentuk UU Ketenagakerjaan yang baru, yang berdiri sendiri dan tidak bercampur dengan Omnibus Law,” kata Ambrosius.