Suara Buruh edisi 25 November 2015, hadir menyajikan kabar tentang rapat akbar buruh pasca mognas, kelemahan dan kekuatan gerakan buruh menurut Nining Elitos, serta sweeping di mata buruh
Facebook Comments Box
Suara Buruh edisi 25 November 2015, hadir menyajikan kabar tentang rapat akbar buruh pasca mognas, kelemahan dan kekuatan gerakan buruh menurut Nining Elitos, serta sweeping di mata buruh






Oleh Syarif Arifin Baca juga http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-1/ 1973: Demokrasi, tapi bertanggung jawab? FBSI dideklarasikan di Jakarta, pada 20 Februari 1973. Dengan menyepakati enam poin. Saya mengutip dua
Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod

“Tidak mungkin ada demokrasi dalam arti yang sebenarnya tanpa keadilan gender dan keadilan sosial, dan sebaliknya.” – Prof. Rosalia Sciortino, Ph.D. dalam Pidato Utama 2nd Annual Kartini Conference on Indonesian Feminisms (KCIF2024).
Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla

Hari ini, Senin 29 Juli 2019 bertempat di Kekini Cikini, berlangsung konferensi pers yang di selenggarakan oleh Aliansi Stop Kekerasan, Diskriminasi dan Pelecehan di Dunia

Bhima menegaskan bahwa apa pun produk hukum yang disahkan dari perjanjian ini merupakan bentuk kesewenang-wenangan, sehingga pemerintah harus segera membatalkannya.

Namun meningkatnya jumlah perempuan bekerja tidak otomatis menghapus stigma lama, seperti kalimat “nikah aja biar ada yang nafkahin”.