Negeri Boneka (2)

Tetesan air didaun talas
Lelah tenaga mu setiap hari di kuras
Tuan tuan memperlakukan mu bagaikan alas
Produktif kau di peras, tidak produktif kau di lepas

Penguasa negeri membabi buta
Demi mencari isi perut semata
Jutaan mata meratapi luka
Ya luka, Luka rakyat yang tidak pernah sejahtera

Bualan – Bualan penguasa dimedia media
Merancang mimpi agar rakyat miskin tiada
Blusukan-blusukan marak mereka lakukan
Demi pencitraan untuk kursi semata

Serikat buruh dikontrak nya untuk dapatkan suara
Janji upah besar dan hidup bahagia
Elit – elit buruh terus berpropaganda
Agar anggota mendukung partai yang diusung nya

Suap menyuap sudah jadi hal biasa
Sehingga hukum semakin mengenal harta
Kami kaum buruh tidak bermodal uang
Jika kami bersatu dan mau berjuang
“Kami pastikan Rakyat Indonesia akan menang

YNR 250118

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Dilema Buruh Akibat Kenaikan Harga Sembako

Untuk bisa mencukupi kebutuhan sehari hari, buruh harus mencari harga sembako yang paling rendah seperti harga beras yang Rp 13 ribu/kilo yang bisa dikonsumsi untuk satu keluarga.

Sebuah Janji Bersama untuk Media Buruh

Awan gelap menggelayut di atap langit, mengiringi kehadiranmu. Kau datang lebih awal dengan sisa kelelahan di hari itu. Kau bilang esok adalah Konferensi Nasional Media

Bukan Suratan

Meski rintih perih tak redup,
Majikan makin bringas tanpa jeda,
Dipanggilnya PRT-PRT lain,
Diperintahnya mereka untuk merantai kaki dan tanganku di kandang anjing,
Dengan segala sumpah serapah.

Peradilan Sesat

Oleh Hasyim    Telat bubar demo,  dipidana jadi terdakwa Dituduh menghasut,  kami tidak takut   BAP palsu satu malam dipaksa menjawab satu malam itu juga 

Bulan Puasa,Buruh IBU Dipaksa Mengundurkan Diri

Rismawati menangis, ketika untuk ke sekian kalinya, atasannya (Chief gosok) memaksanya mengundurkan diri. Kali ini, Risma, masih berani menolak mengundurkan diri, sambil sesekali mengelus perutnya