“LAWAN ATAU DITINDAS”

Bermuka dua di pabrik semakin banyak
Buruh pun semakin ditindas
Tenaga,pikiran semakin dikuras
Upah tidak layak kamu berikan kami
Hak kamipun kamu rampas
BBM pun ikut naik
Harga semakin meningkat

Bukan itu yang buruh mau
Bukan itu yang rakyat mau
Saat ribuan buruh yang di phk sepihak
Saat penggangguran bertambah

Pengusaha semakin berkuasa
Jutaan rakyat semakin miskin
Jutaan rakyat yang kelaparan
Pemerintah hanya diam saja
Di mana akal pikiran wahai
penguasa negri kami tercinta
Gas air mata,tidak akan hentikan gerakan kami
Senjatapun,kami tidak takuti

Suka tidak suka,mau tidak mau
Kapitalisme harus di hancurkan
Banggun persatuan perjuangan
Buruh,rakyat menuju merdeka

Lawan atau di tindas
Tolak upah murah
Turunkan harga bbm

Lanang jagad,
Sragen,10,desember,2014

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Mewarisi Pemikiran Kartini, Berani Mengembangkan Gagasan Progresif 

Di balik dinding pingitan, Kartini mengembangkan gagasan yang berani dan progresif melampaui jamannya. Di tengah kultur sosial masyarakatnya yang kolot, mengecilkan makna gagasan dan pemikiran apalagi dari seorang perempuan, Kartini punya keberanian menggoreskan pena. Lalu apakah menggoreskan pena, jauh lebih tidak berani dari pertarungan gagah berani di medan perang? Medan perang pun butuh siasat dan strategi, sebuah pemikiran yang jitu untuk memenangkan pertarungan. Demikianlah, perjuangan dengan pena adalah sama tajam dan beraninya dengan aksi di medan perang.

Perempuan Tidak Akan Diam: Melawan Pemiskinan, Kekerasan, dan Kriminalisasi

“Kita sudah terlalu lama diam dan berharap pemerintah peduli, tapi justru makin banyak perempuan kehilangan pekerjaan, kehilangan hak, bahkan kehilangan nyawa! Kita turun ke jalan hari ini bukan hanya untuk protes, tapi untuk menuntut perubahan yang nyata,” tegas Ajeng, perwakilan dari Aliansi Perempuan Indonesia (API).

Jokowi Diminta Segera Buktikan Komitmen Pengesahan RUU PRT

Sementara, Eva Sundari, Koordinator Koalisi UU PPRT menyambut positif pernyataan Presiden Jokowi dan berharap DPR segera menindaklanjuti. Di sisi lain, pihaknya menyerukan kepada koalisi sipil supaya terus bersiap – siap mengawal pengesahan RUU PPRT mengingat masih banyak terdapat pasal – pasal krusial yang harus ditegaskan.

Berdialog Dengan FIlm

Untuk kali ke tiga, Angka Jadi Suara kembali menyapa kota Bandung. Tepatnya di acara Bioskop Kampus 9009 ITB yang diselenggarakan Liga Film Mahasiswa. Sebuah acara

Pembebasan Queer adalah Perjuangan Kelas

Dunia modern kerap dianggap sebagai titik cerah bagi kehidupan queer karena queer dapat merayakan pengakuan hak, pencabutan kriminalisasi, hingga pengakuan pernikahan. Namun sejatinya, kita semua masih belum bebas.