“LAWAN ATAU DITINDAS”

Bermuka dua di pabrik semakin banyak
Buruh pun semakin ditindas
Tenaga,pikiran semakin dikuras
Upah tidak layak kamu berikan kami
Hak kamipun kamu rampas
BBM pun ikut naik
Harga semakin meningkat

Bukan itu yang buruh mau
Bukan itu yang rakyat mau
Saat ribuan buruh yang di phk sepihak
Saat penggangguran bertambah

Pengusaha semakin berkuasa
Jutaan rakyat semakin miskin
Jutaan rakyat yang kelaparan
Pemerintah hanya diam saja
Di mana akal pikiran wahai
penguasa negri kami tercinta
Gas air mata,tidak akan hentikan gerakan kami
Senjatapun,kami tidak takuti

Suka tidak suka,mau tidak mau
Kapitalisme harus di hancurkan
Banggun persatuan perjuangan
Buruh,rakyat menuju merdeka

Lawan atau di tindas
Tolak upah murah
Turunkan harga bbm

Lanang jagad,
Sragen,10,desember,2014

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Siapa Peduli Perlindungan Maternitas?

Sebuah FGD oleh Komite Perempuan Industriall Menuju Hari Perempuan Internasional, Komite Perempuan Industriall pada Selasa, 7 Maret 2017, menyelenggarakan Diskusi Terbatas atau Focus Group Discussion

Ada Daycare di Pelatihan Buruh Perempuan

Oleh: Dian Septi Trisnanti (Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia/FSBPI) Ada yang berbeda dari sebuah pelatihan yang diselenggarakan teman – teman Relawan Posko Pembelaan

Berbagai Dinamika Pasca Pengesahan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Tuti Wijaya menyatakan kasus kekerasan seksual sangat banyak. LBH Semarang mencatat pada tahun 2021-2022 kasus kekerasan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2021 aduan kekerasan seksual sebesar 19 aduan dan di tahun 2022 mengalami lonjakan sebesar 142% dan setelah pengesahan UU TPKS ini, LBH Semarang juga mencatat ada 49 aduan pasca pengesahan UU TPKS ini. 

NASIB BURUH KONTRAK HAMIL

Oleh Sri Sulastri (Adon)  Tak kunjung usai perjuangan seorang perempuan yang bekerja di pabrik dengan keadaan yang semakin sulit mendapatkan ‘Hak’, sebagai perempuan yang sedang