Hak dan Hukum

Hak dan Hukum’, berupa talkshow, mengundang buruh atau aktivis pembela hak buruh perempuan, tentang hukum nasional dan internasional serta pengalaman pembelaan. Mengudara tiap hari Jumat, minggu II dan IV, dipandu oleh Thin Kusna

Dona

Thin Kusna alias Dona alias Titin Wartini adalah penyiar Marsinah FM sejak Marsinah FM berdiri pada tahun 2012. Perempuan berparas manis ini aktif di FBLP sejak tahun 2011  dan giat melawan penindasan di tingkat pabrik. Ia terkenal dengan semboyan “Kami mau bekerja tapi tidak ditindas”.

Bercita cita menjadi perempuan mandiri dan berpolitik, Thin Kusna juga aktif sebagai bagian dari Kolektif Nasional Perempuan Mahardhika. Kini, Thin sudah tidak bekerja di pabrik dan memilih bekerja di konveksi agar leluasa berorganisasi. Sebelumnya Thin Kusna adalah pengurus FBLP tingkat pabrik di PT. Makalot Industrial yang kerap menerapkan lembur tak dibayar.

Akhirnya, Thin dan teman-temannya di PHK dan serikat diberangus tapi sama seperti Olief, Thin tidak menyesal, kebenaran adalah kebenaran, sepahit apapun harus berjuang dan kebahagiaan adalah ketika bias berjuang untuk diri dan sesama

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Memperjuangkan Cuti Hamil

Seorang buruh perempuan bekerja di KBN Cakung, namanya Lani. Lani berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Dari Kebumen, Lani bersama kakak perempuannya pergi mencari kerja di

Apa yang Dimaksud Dengan Keputihan

Hampir semua perempuan pernah mengalami yang namanya keputihan, seberapa bahaya sih keputihan ini? Berawal dari obrolan 3 buruh perempuan hingga akhirnya berhasil mengumpulkan teman- temannya

1965: Luka yang Masih Menganga, dan Ironi antara Nama Soeharto dan Marsinah

Kini, wacana pengangkatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional kembali menguji nurani bangsa. Soeharto adalah arsitek sistem kekuasaan yang menindas kebebasan berpikir, membungkam pers, dan menyingkirkan lawan politik. Dan ironinya, nama itu disebut bersamaan dengan Marsinah, buruh perempuan yang dibunuh di bawah sistem represif yang sama.