Balon dan Permen Warnai Kampanye Lawan Pelecehan Seksual di Cakung

Balon dan permen turut memeriahkan kampanye melawan kekerasan seksual pada perempuan. Komite Buruh Perempuan menggunakan dua sarana itu di bazar di Serikat Pekerja PT.Tainant 5, Kawasan Berikat Nusantara Cakung, Jakarta Utara.

Komite itu berjualan permen yang berisikan pesan-pesan untuk mendukung penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan. Pesan itu akan mereka peroleh jika melewati satu tantangan, meledakan balon. ” Ayo beli permen, ayo pilih-pilih balon mana yang mau diledakkan, liat pesan-pesan di balonnya,” Begitu disampaikan anggota Pokja dari Federasi Buruh Lintas Pabrik, Bunda Sultinah dalam acara Bazaar pada Selasa, 11 April 2017.

Anggota Pokja dari Perempuan Mahardika, Thien Koesna menyampaikan, bazar ini rencananya akan digelar rutin. “Rencananya Bazaar ini digelar setahun 3 kali, jadi kami akan terus berupaya mengkampanyekan anti Pelecehan Seksual,” ungkapnya. Ia menekankan kampanye ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami atas kemerdekaan tubuh buruh perempuan.

Anggota Pokja dari Federasi Serikat Umum Indonesia, Ajeng, menambahkan stand di pabrik diharapkan dapat mendekatkan kampanye
melawan pelecehan seksual di tempat kerja pada para buruh. “Mewujudkan kerjasama antara Komite Buruh Perempuan dengan management PT Tainant 5 guna sosialisasi stop pelecehan seksual di tempat kerja dan tempat kerja yang aman untuk perempuan,” terangnya.

Selain itu, Pokja Buruh Perempuan juga sekaligus memperkenalkan keberadaan Posko Pembelaan Buruh Perempuan. Posko itu berada di KBN Cakung untuk mengadvokasi terutama persoalan pelecehan seksual di tempat kerja.

Selain stand Komite Buruh Perempuan, ada juga stand-stand lain yang berjualan HP, kopi, celengan, laptop, bahkan asuransi.
(G M)⁠⁠⁠⁠

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Buruh Belajar Berserikat

Oleh Atly Serita  Berserikat untuk Hak  Beberapa hari lalu,  aku menerima sms dari salah satu kawan yang bekerja di KBN Cakung. Dulu, aku dan ia

Perempuan Pelita

‘Perempuan Pelita’, berupa pembacaan kisah sosok dan pengalaman hidup tokoh inspriratif bagi perjuangan perempuan, dari dalam dan luar negeri, masa lalu dan masa kini. Mengudara

Oleh Rahmad

Mak Batu Ampar Membela Ruang Hidup

25 Oktober 2023 adalah kebangkitan yang mendorong perlawanan mak-mak. Mereka secara spontan bergerak meluapkan kemarahan dan melawan ketertindasan.