UPACARA di PABRIK (sebuah puisi)

Oleh Lami 

 

Setiap hari Senin mengingatkanku

waktu aku masih sekolah

 

Tapi upacaraku tidak di tengah lapangan

melainkan di tengah tengah mesin tua

disamping tumpukan baju

diatas lipatan karton

hanya berdiri tegak sempurna

mendengarkan lagu indonesia raya

 

Kuperhatikan kawan kawan

ada yang acuh

ada yang ngantuk

ada yang bersandar

ada juga yang bercanda

 

Hanya aku yang merasa buruh belum merdeka

selama kita masih ditindas di negeri sendiri

 

Semper, 25 Mei 2005

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Mengadu ke Ombudsman

Oleh Dian Septi Trisnanti Pagi yang Sibuk  Pagi yang basah, deru mesin yang bising . Orang-orang yang tak bersabar, bergegas tanpa peduli sekitar. Pagi yang

Merebut Ruang Digital, Menjaga Demokrasi: Suara Perempuan di Era AI

Perempuan adalah kelompok paling rentan terhadap penyalahgunaan teknologi. Dari pelecehan verbal di kolom komentar sampai penyebaran foto tanpa izin, bahkan kini ada deepfake—manipulasi wajah dan suara dengan AI yang bisa menghancurkan reputasi seseorang,” tegas Puji dari MAFINDO

Narasi Pekerja Informal di Tengah Pandemi

Pekerja informal tak tersentuh bansos, ditolak kartu pra kerja, bingung memikirkan nasib keluarga. 1 April 2020, saya resmi jadi pengangguran karena dirumahkan dengan waktu yang