UPACARA di PABRIK (sebuah puisi)

Oleh Lami 

 

Setiap hari Senin mengingatkanku

waktu aku masih sekolah

 

Tapi upacaraku tidak di tengah lapangan

melainkan di tengah tengah mesin tua

disamping tumpukan baju

diatas lipatan karton

hanya berdiri tegak sempurna

mendengarkan lagu indonesia raya

 

Kuperhatikan kawan kawan

ada yang acuh

ada yang ngantuk

ada yang bersandar

ada juga yang bercanda

 

Hanya aku yang merasa buruh belum merdeka

selama kita masih ditindas di negeri sendiri

 

Semper, 25 Mei 2005

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Suara Buruh Edisi 26 Desember 2015

Suara Buruh Edisi 26 Desember 2015 hadir dengan beragam berita tentang SPN PT. Panca Prima dan Pojok Laktasi, Cuti Hamil bagi Kelahiran Prematur Hanya Diberi

“ … [S]aya tetapkan tanggal 20 Februari sebagai Hari Pekerja Nasional.” (3)

Oleh  Syarif Arifin Baca juga http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-1/ http://dev.marsinah.id/saya-tetapkan-tanggal-20-februari-sebagai-hari-pekerja-nasional-2/ 1985: Demokrasi tapi profesional? Dalam Kongres II November 1985 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, FBSI dibubarkan diganti

“LAWAN ATAU DITINDAS”

Bermuka dua di pabrik semakin banyak Buruh pun semakin ditindas Tenaga,pikiran semakin dikuras Upah tidak layak kamu berikan kami Hak kamipun kamu rampas BBM pun