Perempuan Berjuang

Seperti ban ditengah kali
Hantaman datang berkali-kali
Jiwa mu tegar dan tak peduli
Kekuatan hati mu menggerakkan mereka
Perempuan yang menderita
Korban patriarki dan kekerasan semata
Kelembutan mu membuat mereka merasa nyaman
Meyakinkan mereka untuk bersatu dan melawan

Lantang Teriakan mu membakar semangat mereka
Buruh perempuan yang memperjuangkan hak nya
Moncong senjata diarahkan ke kepala mu
Kata kata mu semakin keras dan tak ragu

Kau mengajarkan arti sebuah ketulusan perjuangan ke padaku
Sehingga jiwa ini terbangun dari belenggu
Kerut kulit tangan mu tidak mengerutkan semangat mu
Berat lemak di tubuh mu tidak menyurutkan langkah mu
Untuk terus bersuara, berdiskusi dan berlawan
Sampai kemenangan datang…

YNR

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

KENDENG MENUNDUKKAN KEPALA

Jakarta, Selasa, 21 Maret 2017 Sejak Senin 13 Maret 2017, warga pedesaan di kawasan bentang alam karst Kendeng memulai aksi kolektif untuk memprotes pemerintah pusat

Penyakit Akibat Kerja: Penyakit Senyap yang Membunuh Perlahan

Orang yang duduk selama berjam-jam misalnya, berpotensi mengalami gangguan nyeri punggung dan pinggang, posisi duduk yang statis dapat menekan tulang belakang dan otot pinggang, lalu bagaimana kondisi buruh perempuan yang bekerja di bagian “sewing” mereka duduk selama berjam-jam dan tidak sedikit yang bekerja sudah lebih dari 20 tahun.

Bulan Puasa,Buruh IBU Dipaksa Mengundurkan Diri

Rismawati menangis, ketika untuk ke sekian kalinya, atasannya (Chief gosok) memaksanya mengundurkan diri. Kali ini, Risma, masih berani menolak mengundurkan diri, sambil sesekali mengelus perutnya

Buruh Perempuan Itu adalah Septia Dwi Pertiwi

Tidak hanya dilarang berjualan, Septia dan rekan kerjanya yang lain harus melakukan pekerjaan tanpa cacat alias zero mistake. Ketidakpuasan klien adalah landasan dasar untuk melakukan pemotongan gaji. 

“Misalkan ada klien komplain kita dipotong gajinya. Entah klien itu sudah kita bereskan, permasalahannya sudah kita bereskan atau belum itu tetap kita potong gaji. Karena klien komplain, beliau tidak suka kalau ada klien yang komplain jadi seperti itu. Jadi ibaratnya zero mistake gitu,” paparnya.

Siapa Peduli Perlindungan Maternitas?

Sebuah FGD oleh Komite Perempuan Industriall Menuju Hari Perempuan Internasional, Komite Perempuan Industriall pada Selasa, 7 Maret 2017, menyelenggarakan Diskusi Terbatas atau Focus Group Discussion