Hari Perempuan Internasional, Kibarkan Bendera Marsinah

Hari Marsinah tahun 2013

Untuk hari perempuan internasional, untuk marsinah yang pemberani

menuju Obor Marsinah, FBLP dan marsinah fm mengundang untuk mengibarkan bendera marsinah.

Minggu, 9 Maret 2014
jam 2 siang (setelah panggung suara warga)
di Bundaran HI

Marsinah, pejuang upah
tonggak demokrasi
korban militer orde baru
korban kekerasan seksual
rakyat biasa yang luar biasa
dibunuh, dibuang, kasusnya dibuat buntu

Marsinah; Pejuang rakyat, pejuang buruh

Jadikan marsinah pahlawan, jadilah rakyat pemenang

Selanjutnya, kibarkan bendera marsinah di depan rumahmu, di depan kontrakanmu

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani, Bersuaralah!

Sudah sejak 19 tahun lalu RUU PPRT diperjuangkan di DPR RI, dan telah 2,5 tahun tertahan di meja Pimpinan DPR agar menjadi RUU Inisiatif DPR. Maka, Koalisi Sipil untuk UU PPRT di Jakarta dan di 8 kota akan mengadakan
Aksi SERENTAK RABUAN
PAYUNG DUKA SERIBU IBU PRT INDONESIA

Sebuah Surat Untuk Teman, Dari Medan Juang

Oleh Dian Septi Trisnanti untuk temanku perempuan Sayang, hidupmu adalah milikmu, tubuhmu adalah milikmu, pikiranmu adalah milikmu. Kau sudah berikan yang terbaik bagi sesamamu, sebaik

Diskon Upah Menaker: 25 Persen Menuju Perbudakan

Bila kamu berstatus harian lepas atau kontrak pendek yang setiap saat bisa diputus hubungan kerja dengan alasan apapun, harga kebutuhan pokok yang kian naik, ketiadaan perlindungan sosial, tentu saja kamu semakin lemah posisinya di hadapan pengusaha dan bisa dengan mudah diperlakukan semena – mena.

Surat untuk Anakku dari Balik Ruang Isolasi Mandiri

“Sejatinya dunia ini dibangun oleh pengetahuan, cinta kasih dan keberanian. Semuanya saling terhubung dan tarik-menarik” Anakku, ini sedikit cerita dibalik ruang isolasi mandiri/isoman. Sejak kapan

Keguguran, Nur Berjuang Mendapat Ganti Biaya Rumah Sakit

ilustrasi diambil dari http://tattoospedia.com/angel-tattoos-miscarriage-2/ Oleh Dian Septi Trisnanti  Siang itu terik dan bertambah terik karena di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Cakung, nyaris tiada pohon rindang. Debu