Pandemi Covid Makin Meninggi, Elemen Masyarakat Melakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagi Masker

MarsinahFM.com, Jakarta-Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari serikat buruh, mahasiswa dan organisasi petani, melakukan aksi sosial penyemprotan disinfektan dan pembagian masker secara gratis pada sabtu siang, 6 Februari 2021.

Aksi penyemprotan disinfektan dan pembagian masker ini dilakukan di Jl. Pemadam Terusan RT. 19/01 Semper barat-Jakarta Utara sekitaran sekretariatan Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI-KPBI).

Dian Septi Ketua Umum FSBPI menyampaikan, “Kegiatan ini menjadi urgent karena penyebaran virus Corona sudah semakin mengkuatirkan dan sudah semakin dekat dengan lingkungan kesekretariatan kami. Di dalam situasi pandemi covid 19 ini kaum buruh adalah kelompok yang paling rentan terkena dampaknya, banyak kemudian temen-temen buruh yang dirumahkan tanpa dibayarkan upahnya bahkan sampai di PHK selama pandemic covid 19 ini berlangsung.”

Di tengah situasi yang serba sulit ini, serikat buruh terkhusus FSBPI-KPBI berupaya mengambil peran bersama elemen rakyat yang lainnya untuk bergotong-royong “RAKYAT BANTU RAKYAT” menghadapi pandemi covid 19. Kita sudah tidak bisa lagi berharap pada pengusaha yang hanya memikirkan keuntungan perusahaan semata tanpa memikirkan nasib pekerjanya selama pandemi. Kita juga tidak bisa berharap lagi sama pemerintahan yang dikuasai oleh kekuasaan oligarki saat ini, “Jangankan memikirkan perlindungan buruh semasa pandemi covid 19, dana bantuan sosial saja dikorupsi oleh pejabat negara”. Terang Dian, Sabtu (6/2/2021)

Dalam kegiatan ini, turut serta perwakilan organisasi mahasiswa (LMND-DN) dan organisasi yang concern di sektor Agraria (KPA). Keduanya turut serta membagikan masker secara gratis selama proses penyemprotan disinfektan berlangsung. Warga Semper barat yang didampingi langsung oleh Bapak Yanto ketua RT.19/01 sangat menyambut baik kegiatan aksi sosial tersebut. Pak Yanto juga menyerukan kepada warganya agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid 19 dan sekaligus mengucapkan terimakasih kepada tim yang sudah merelakan waktu untuk kegiatan sosial ini. Warga menjadi sangat terinspirasi dengan Gerakan Solidaritas “RAKYAT BANTU RAKYAT”. ungkapnya.

*Mcl_Ocm*

Facebook Comments Box

Artikel Lainnya

Manipulasi atau Insanity Defense? Mengurai Kontroversi Penembakan Polisi di Solok Selatan

Maidina Rahmawati dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menegaskan bahwa penerapan insanity defense membutuhkan pembuktian yang sangat ketat. Menurutnya, seseorang hanya dapat dianggap tidak bertanggung jawab secara hukum jika benar-benar tidak mampu memahami atau mengendalikan tindakannya akibat gangguan mental berat. “Klaim ini harus didasarkan pada evaluasi objektif dan mendalam agar tidak menjadi celah manipulasi hukum,” ujar Maidina

Dinamika Pasca Pengesahan UU TPKS 

Tuti Wijaya menyatakan kasus kekerasan seksual sangat banyak. LBH Semarang mencatat pada tahun 2021-2022 kasus kekerasan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2021 aduan kekerasan seksual sebesar 19 aduan dan di tahun 2022 mengalami lonjakan sebesar 142% dan setelah pengesahan UU TPKS ini, LBH Semarang juga mencatat ada 49 aduan pasca pengesahan UU TPKS ini. 

DI IBU KOTA

kemacetan di KBN Cakung. Putera/dok marsinahfm   Ketika malam sangatlah indah di pandangan mata Cahaya lampu warna warni berkilauan Menghiasi gedung gedung,jalanan,dan pertokoan Sungguh indah